Operasi ‘Illegal Logging’ dan Tuduhan Sekjen SPP sebagai Dalang Pembalakan Liar
Sep 3rd, 2008 by Admin
Sebagaimana telah diberitakan oleh kawan-kawan SPP bahwa pada pertengahan Juni 2008 telah terjadi dialog sepihak antara Solihin GP Cs (mantan Gubernur Jawa Barat dan mantan Kodam Siliwangi) dengan pihak Polda Jabar, yang kemudian berdampak pada tersudutnya posisi Serikat Petani Pasundan.
Selanjutnya keluar pernyataan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Dade Achmad, bahwa Kepolisian Daerah (POLDA) Jabar bekerjasama dengan Perum Perhutani , menerjunkan 300 Personil Polisi (PR, Senin 16 Juni 2008) diwilayah Kabupaten Ciamis, yang terdiri dari unsur Brimob, Reserse, Intelkam dan sejumlah satuan lainnya untuk menggelar operasi di wilayah Perhutani.
Terkait dengan kasus di atas, Agustiana selaku Sekjen SPP telah mengeluarkan siaran pers (diikuti dengan surat dukungan dari berbagai lembaga terkait seperti KARSA, KPA, dll) yang intinya menolak tuduhan yang ditimpakan kepada dirinya dan SPP dan menyatakan bahwa SPP adalah garda terdepan sebagai penjaga dan penyelamat hutan di Jawa Barat serta mengajak Polda Jawa Barat untuk bersama memberantas illegal logging tanpa pandang bulu.
Perkembangan terakhir sampai pertengahan Juli 2008 SPP masih menghadapi Operasi Wanalaga Lodaya (operasi ini akan berakhir setelah 3 bulan). Kawan-kawan di lingkar belajar ini bersama anggota SPP terus bekerja untuk menguatkan basis. Sebagian bekerja di jaringan untuk memperkuat SPP melalui aliansi, yang bekerja untuk mencounter opini.
Pada tanggal 20-21 Juli 2008 akan ada konsolidasi Reforma Agraria yang dikawal oleh LBH Bandung, di Garut. Terakhir akan ada pertemuan petani se jawa melalui kawan - kawan JAVLEK dan melakukan konsolidasi di Ciamis dan di Garut. Sementara untuk kasus Agustiana belum bisa diselesaikan, karena seluruh kawan bekerja untuk basis dan konsolidasi jaringan.